D i n g i n
Beku
Lalu
Hangat
Mencair
Dalam Kata
Senyuman
Rupa
Dan Gelak Tawa
Menjelang Malam
Langit mendung, ucapmu?
'Tak ada bintang di sana'
Usahlah khawatir
Lihatlah ke bawah
Gemerlap lampu lampu kota mengalahkan cahaya bintang
Sementara untaian air hujan mulai turun membasahi bumi
Dan lagi
Ada aku
Meringkuk di bawah sana dengan senyuman
Wajah putih dan bulat nan tampan rupawan
Hanya dalam hitungan jari mampir ke mayapada
Lalu kembali ke surga
Doakan bapak dan ibumu nak
Agar mereka dapat bertemu dan bermain denganmu kelak
Meminum anggur yang tidak memabukkan
Dan dari pohon yang subur memetik buah-buahan
Sabtu, 30 April 2011
Langganan:
Komentar (Atom)